Search results for: "Labuhan Batu Selatan"
56 Koleksi ditemukan
Pelajaran Adat Tapanuli Selatan Kain Adat
Penulis: G. Siregar Baumi
In Buku, 600 - Teknologi, 640 - Manajemen Keluarga dan Rumah Tangga
Mengenai sejarah kain adat, alat-alat tenun dan bahan baku, warna warna benang yang dipergunakan, corak motiv/ornamen dann arti perlambang, fungsi kain adat
Adat Tapanuli Selatan Jambar Pasahat Tulan Rincan Dohot Udut Rungkung
Penulis: G. Siregar Baumi
In Sosial, 390 - Kebudayaan Umum, Buku
Puji syukur tu Tuhan na denggan basa, mmmnangalehen partunjuk dihami manulis buku on, Dalanna tardorong roha nami manulis buku on, nada lain sian umur na mur matobang pangalaman nadung mariduk-iduk, na mamanopoti horja siri aon, songon i dohot siluluton, ni hula marga, dongan na dua tolu. Songon pandongkon ni na malo mangkuling:
Kesenian Tapanuli Selatan Vol 1 Naso Tarpaingo
Penulis: No Name
Kesenian Tapanuli Selatan Vol 1 Naso Tarpaingo
Kesenian Tapanuli Selatan Vol 1 Na Ginjang Roha
Penulis: Kesenian Tapanuli Selatan
Kesenian Tapanuli Selatan Vol 1 Na Ginjang Roha
- Featured
Batu Belah
Penulis: Usman Al Hudawy
In Sosial, 398 - Cerita Rakyat dan Folklore, Buku
Cerita rakyat BATU BELAH Karya Usman Al Hadawy ini adalah sebuah cerita rakyat yang sangat populer di daerah Batu Bara Asahan.
- Featured
Bukit Batu Mangorong
Penulis: Malubi
In Sosial, 390 - Norma , Etika dan Tradisi, 398 - Cerita Rakyat dan Folklore, Buku
Novel Bukit Batu Mangorong adalah cerita piksi yang mengambil lokasi di daerah Mandailing, tepatnya di desa Hutapungkut kabupaten Madina Sumatera Utara, dengan peristiwa kehidupan jauh sebelum Indonesia merdeka.
Batu Belah
Penulis: Nur'ainun
Batu Belah, Melayu, Nur'ainun, Orkes Sukma Murni Pimpinan Nazamuddin Ten
Panangkok Saring-Saring Tu Batu Na Pir (Tambak Na Timbo)
Penulis: Sutan Habiaran Siregar
In Sosial, 392 - Upacara dan Ritual, Buku
Masyarakat Batak adalah salah satu suku Bangsa Indonesia yang unik, baik dalam tata kehidupan bermasyarakat, maupun dengan Budayanya, yang tidak terdapat pada tatacara kehidupan suku suku lainnya di Negara kita yang tercinta ini. Salah satu dari pada keunikan tu adalah peiaksanaan penguburan kembali kaum kerabatnya yang telah terdahuu Meninggal dunia đengan upacara Adat Besar dan termulia dimata pandangan orang Batak, yaitu PANANGKOK SARING-SARING TU BATU NA PIR (TAMBAK NA TIMBO) Tentunya sebagai penghormatan terakhir đan tertinggi terhadap yang menUrunkannya, baik tu kakek/nenek maupun bapak ibu atau keluarga lainnya Adalah Suatu kehomatan serta kebanggaan dan meninggikan Kebesaran martabat keluarga.
Nilam bapa; Cerita Rakyat Dari Batu Bara
Penulis: Syafril
In Sosial, 398 - Cerita Rakyat dan Folklore, Buku
Tanah Batubara, pada saat cerita ini terjadi merupakan suatu dataran rendah yang amat subur, di pantai timur Pulau Sumatera, Tepatnya sekarang ini adalah daerah Kabupaten Asahan Propinsi Sumatera Utara. Tanahnya yang subur terletak di antara Sungai Padang dengan Sungai Asahan, dan kaki gunung Bukit Barisan dengan pantai Selat Malaka. Pada waktu itu di Batubara terdiri atas kepenghuluan-kepenghuluan yang dipimpin oleh seorang Datuk, sebagai wilayah kerajaan Deli. Adapun kepenghuluannya itu antara lain seperti : Lima Laras, sebagainya,Air Jornan, Tinggi Raja, Tanah Datar, Simpang Dolok, Lima Puluh, Air Putih, Indra Pura, dan sebagainya.