Search results for: "Asahan"

13 Koleksi ditemukan
Beberapa Indikator penting Kabupaten Asahan Edisi Khusus Special Edition 2013

Penulis: Badan Pusat Statistik Kabupaten Asahan

In Sosial, 350 - Administrasi Publik dan Ilmu Kemiliteran, Buku

By Super Deposit

Membangun itu sulit, tetapi jauh lebih sulit melaksanakan pembangunan tanpa dukungan data statistik. Data yang baik, akurat, bebas bias dan terpercaya adalah data tang dikumpulkan berdasarkan metodologi statistik yang jelas dan benar.

  • Featured
Gerilya di Asahan - Labuhanbatu 1947 -1949

Penulis: Let. Kol Purn Mansyur

In Sejarah dan Geografi, 900 - Sejarah, Buku

By Super Deposit

Telah lama dikandung maksud untuk mernyajikan suatu buku sejarah perjuangan seperti ini, tetapi selalu terbentur pada berbagai macam problem. Tetapi akhirnya dapat juga saya selesaikan sekuat daya dan upaya saya. Mengingat keadaan waktu yang telah mengejar, usia semakin lanjut akhirnya sejarah atau peristiwa peristiwa perjuangan dimasa lalu itu lambat laun akan hilang dari ingatan, menjadi kabur, pudar, lenyap dimakan zaman dan ditelan oleh masa.

Etnis Melayu di Asahan

Penulis: Drs.H. Kadiman Desky, M.Arsyadi Ridha, SE, M. Sc,AK,CA

In Sosial, 300 - Ilmu Sosial , Sosiologi dan Antropologi, Buku

By Super Deposit

Nama "Melayu" berasal dari kerajaan Melayu yang pernah ada di kawasan Sungai Batang Hari, Jambi. Dalam perkembangannya, kerajaan Melayu akhirnya takluk dan menjadi bawahan Kerajaan Sriwijaya. Pemakaian istilah Melayu- pun meluas hingga ke luar Sumatera, mengikuti teritorial imperium Sriwijaya yang berkembang hingga ke Jawa, Kalimantan, dan Semenanjung Malaya. Jadi orang Melayu Semenanjung berasal dari Sumatera. Berdasarkan prasasti Keping Tembaga Laguna, pedagang Melayu telah berdagang ke seluruh wilayah Asia Tenggara, juga turut serta membawa adat budaya dan Bahasa Melayu pada kawasan tersebut.

Etnis Tabagsel di Asahan

Penulis: Drs.H. Kadiman Desky, M.Arsyadi Ridha, SE, M. Sc,AK,CA

In Sosial, 300 - Ilmu Sosial , Sosiologi dan Antropologi, Buku

By Super Deposit

Dalam tulisan Mandailing Dalam Lintasan Sejarah oleh Drs. Pangaduan Lubis, yang dikabarkan dalam Mandailing.org, dinyatakan Suku bangsa atau kelompok etnis Mandailing. Suku bangsa atau kelompokb etnis Mandailing memang mempunyai aksara sendiri yang dinamakan Surat Tulak- Tulak. Tetapi ternyata orang- orang Mandailing pada zaman dahulu tidak menggunakan aksara tersebut untuk menuliskan sejarah.

CERITA RAKYAT ASAHAN 1

Penulis: Drs. H. Kadiman Desky, M.Arsyadi Ridha, SE,M.Sc,Ak,CA

In Sosial, 390 - Norma , Etika dan Tradisi, Buku

By Super Deposit

Dahulu kala hiduplah seorang yang kaya raya. Mereka mempunyai seorang anak laki- laki bernama Amran. Amran adalah seorang pemuda yang rendah hati, ia berbeda sekali dengan orang tuanya yang sombong dan kikir. Suatu hari Amran bertemu dengan seorang gadis yatim piatu yang cantik dan soleha. Gadis itu bernama Aisyah. Sejak pertemuan itu Arman dan gadis itu saling jatuh cinta, maka Amran pun berniat melamar Aisyah. Namun sayangnya keuda orang tua Amran melarangnya berhubungan dengan Aisyah karena Aisyah adalah gadis miskin.

Etnis Aceh di Asahan

Penulis: Drs. H. Kadiman Desky, M.Arsyadi Ridha, SE,M.Sc,Ak,CA

In Buku

By Super Deposit

Suku Aceh (bahasa : Ureueng Aceh) adalah nama sebuah suku penduduk asli yang mendiami wilayah pesisir dan sebagian pendalaman Provinsi Aceh, Indonesia. Suku Aceh mayoritas beragama Islam. Bahasa yang dituturkan adalah bahasa Aceh, yang merupakan bagian dari rumpuh bahasa Melayu-Polinesia Barat dan berkerabat dengan bahasa Cham yang dipertuturkan di Vietnam dan Kamboja. Suku Aceh sesungguhnya merupakan keturunan berbagai suku, kaum, dan bangsa yang menetap di tanah Aceh. Pengikat kesatuan budaya suku Aceh terutama ialah dalam bahasa, agama, dan adat khas Aceh.

Etnis Batak Toba di Asahan

Penulis: Drs. H. Kadiman Desky, M.Arsyadi Ridha, SE,M.Sc,Ak,CA

In Sosial, 300 - Ilmu Sosial , Sosiologi dan Antropologi, Buku

By Super Deposit

Orang Batak adalah penutur bahasa Austronesia dimana bahasa dan bukti- bukti arkeologi menunjukkan bahwa orang yang berbahasa Austronesia berasal dari Taiwan yang telah berpindah ke wilayah Filipina dan Indonesia sekitar 2.500 tahun lalu pada zaman batu muda (Neolitikum). Belum diketahui kapan nenek moyang orang Batak pertama kali berada di Tapanuli dan Sumatera Timur. Karena hingga sekarang belum ada artefak Neolitikum yang ditemukan di wilayah Batak maka dapat diduga bahwa nenek moyang Batak baru bermigrasi ke Sumatera Utara pada zaman logam.

Etnis Simalungun di Asahan

Penulis: Drs. H. Kadiman Desky, M.Arsyadi Ridha, SE,M.Sc,Ak,CA

In Sosial, 300 - Ilmu Sosial , Sosiologi dan Antropologi, Buku

By Super Deposit

Sejak awal abad ke-20 nama 'Simalungun' digunakan oleh Pemerintah Hindia Belanda untuk wilayah pemerintahan bawahan dari wilayah Keresidenan Sumatera Timur, yakni yang disebut Simeloengoen en Koralanden. Yang dimaksud dengan Simeloengoen (Simalungun) adalah Kerajaan Siantar, Kerajaan Tanoh Jawa, Kerajaan Panei, Kerajaan Dong Silau, Kerajaan Raya, Kerajaan Purba dan Kerajaan Silimakuta, yang masing-masing menandatangani semacam perjanjian (dikenal sebagai Korte Verklaring,'Perjanjian Pendek,) dengan Pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1904 (dan diperbaharui tahun 1907).

  • Featured
Cerita Rakyat Asahan Datuk Megang

Penulis: Mohammad Al Farabi, S. Ag.

In Sosial, 398 - Cerita Rakyat dan Folklore, Buku

By Super Deposit

Cerita Datuk Megang ini ialah cerita rakyat yang berasal dari tutur kakek dan nenek di zaman silam wilayah batu bara tingkat II. Cerita ini berlaku sebelum masuk agama islam ke Sumatera Utara.