Etnis Simalungun di Asahan

(0 User reviews)   2
Drs. H. Kadiman Desky, M.Arsyadi Ridha, SE,M.Sc,Ak,CA 978-602-74927-1-4 Majapahit Publishing 184 Cetakan kedua 184 ID Indonesia
Sejak awal abad ke-20 nama 'Simalungun' digunakan oleh Pemerintah Hindia Belanda untuk wilayah pemerintahan bawahan dari wilayah Keresidenan Sumatera Timur, yakni yang disebut Simeloengoen en Koralanden. Yang dimaksud dengan Simeloengoen (Simalungun) adalah Kerajaan Siantar, Kerajaan Tanoh Jawa, Kerajaan Panei, Kerajaan Dong Silau, Kerajaan Raya, Kerajaan Purba dan Kerajaan Silimakuta, yang masing-masing menandatangani semacam perjanjian (dikenal sebagai Korte Verklaring,'Perjanjian Pendek,) dengan Pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1904 (dan diperbaharui tahun 1907).

Sejak awal abad ke-20 nama 'Simalungun' digunakan oleh Pemerintah Hindia Belanda untuk wilayah pemerintahan bawahan dari wilayah Keresidenan Sumatera Timur, yakni yang disebut Simeloengoen en Koralanden. Yang dimaksud dengan Simeloengoen (Simalungun) adalah Kerajaan Siantar, Kerajaan Tanoh Jawa, Kerajaan Panei, Kerajaan Dong Silau, Kerajaan Raya, Kerajaan Purba dan Kerajaan Silimakuta, yang masing-masing menandatangani semacam perjanjian (dikenal sebagai Korte Verklaring,'Perjanjian Pendek,) dengan Pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1904 (dan diperbaharui tahun 1907).

There are no reviews for this eBook.

0
0 out of 5 (0 User reviews )

Add a Review

Your Rating *

Related eBooks

Video
Memuat video…
Video tidak dapat dimuat otomatis. Buka di Tab Baru