Pustaha Batak Tarombo dohot Turiturian ni Bangso Batak
Dengan terbitnya buku tua ini, PUSTAHA BATAK, bertambahlah literatur berbahasa Batak Toba dan dengan begitu, kebudayaan dan identitas etnis Baták Toba dapat terpelihara. Jika kebudayaan banyak etnis di Indonesia ini sudah menjadi kabur dan seperti mau hilang, maka kebudayaan Batak Toba, agak dapat bertahan. Tegaknya
kebudayaan ini karena masih cukup adanya literatur-literatur berhasa Batak Toba. Perlu kita ketahui bahwa bahasa adalah inti dari kebudayaan. Dan dalam hal ini, dalarm bahasa Balak Toba ada buku Bibel. Buku Ende danbuku-buku sejenisnya bersifat keagamaan. Dan juga dengan adanya literatur-literatur tulisan Mangaraja Asal Siahaan, Nalom Siahaan, NA. Raja Palik Tampubolon dan banyak penulis-penulis lainnya. Dengan begitu bahasa Batak Toba seperti dibakukan.