Mengenal Sang Naualuh Damanik Sebagai Pejuang
(0 User reviews)
5
-
M.D Purba
1980
-
38
ID
Indonesia
Sang Naualuh Damanik adalah Raja Siantar yang dihukum oleh Pemerintah Kolonial Belanda dengan "buangan politik" tanpa batas waktu ke Bengkalis pada tahun 1906 sampai meninggal dunia disana tahun 1914 karena menantang Pemerintah Belanda. Kerajaan Siantar adalah salah satu dari "Raja Maroppat" (Empat Kerajaan) zaman dahulu di daerah Simalungun. Empat Kerajaan tersebut adalah: 1. Kerajaan Dolok Silau, 2. Kerajaan Panei, 3. Kerajaan Siantar, dan 4. Kerajaan Tanah Jawa. Empat Kerajaan ini masing- masing berdiri sendiri selama kurang lebih 400 tahun (abad XVI- XIX). Walaupun berdiri sendiri, mereka selalu musyawarah untuk keseragaman pemerintahan, adat istiadat, kebudayaan, dan lain- lain bidang aspek kehidupan.
Sang Naualuh Damanik adalah Raja Siantar yang dihukum oleh Pemerintah Kolonial Belanda dengan "buangan politik" tanpa batas waktu ke Bengkalis pada tahun 1906 sampai meninggal dunia disana tahun 1914 karena menantang Pemerintah Belanda. Kerajaan Siantar adalah salah satu dari "Raja Maroppat" (Empat Kerajaan) zaman dahulu di daerah Simalungun. Empat Kerajaan tersebut adalah: 1. Kerajaan Dolok Silau, 2. Kerajaan Panei, 3. Kerajaan Siantar, dan 4. Kerajaan Tanah Jawa. Empat Kerajaan ini masing- masing berdiri sendiri selama kurang lebih 400 tahun (abad XVI- XIX). Walaupun berdiri sendiri, mereka selalu musyawarah untuk keseragaman pemerintahan, adat istiadat, kebudayaan, dan lain- lain bidang aspek kehidupan.