M.D. purba

Koleksi oleh M.D. purba

5 Koleksi ditemukan
Mengenal Kepribadian Asli Rakyat Simalungun

Penulis: M.D. purba

In Sejarah dan Geografi, 950 - Asal - Usul Asia, Buku

By Super Deposit

Kepribadian dan kebudayaan dari suatu puak, suku atau bangsa tidak dapat dipisahkan antara sa tu sama lain, walaupun dapat dibedakan. Kebudayaan ialah tata cara hidup yang disemu fakati, dihayati yang disesuaikan dengan lingkungan dimaksud 1977an atau alam tabiat sekitarnya, untuk mencapai ke sempurnaan serta kelanjutan hidup dan kehidupan. Kepribadian ialah sikap, tindakan dan tanggung jawab terhadap masalah yang dihadapi sehubu- ngan dengan kebudayaan yang dimiliki.

Buku Jahaon; Sinondang

Penulis: M.D. purba

In Sosial, 398 - Cerita Rakyat dan Folklore, Buku

By Super Deposit

Cerita ini berjudul "Perdebatan yang Terjadi", tentang perdebatan antara Tuan Bajalinggei dan Pakboru Siantar. Biasanya, jika kedua belah pihak sama-sama pandai berdebat, mereka akan berbicara sepanjang malam sampai mencapai kesepakatan. Namun, dalam buku ini diceritakan bagaimana mereka berdebat, siang dan malam, tanpa henti. Namun, Tuan Bajalinggei sangat hati-hati dalam mempertahankan kehormatan, dia meneliti lebih dalam agar debatnya seimbang, baru kemudian dia melontarkan argumen yang kuat agar terlihat debatnya seimbang, sehingga pada akhirnya mencapai kesepakatan yang adil.

Paruppasa Na Tarambilan

Penulis: M.D. purba

In Sosial, 398 - Cerita Rakyat dan Folklore, Buku

By Super Deposit

Isi buku ini adalah mengenai nama-nama atau julukan yang terjadi di daerah Simalungun. Cerita atau kisah ini belum tertulis dalam bahasa Indonesia. Jadi, buku ini memberikan tambahan cerita kepada anak-anak kita, selain buku cerita yang sudah ada dalam bahasa Indonesia. Buku ini ditulis dalam bahasa Simalungun. Bahasa Simalungun termasuk dalam bagian dari kebudayaan daerah ini. Kebudayaan Simalungun juga kaya dalam hal bahasa.

Mengenal Sang Naualuh Damanik Sebagai Pejuang

Penulis: M.D. purba

In Sejarah dan Geografi, 920 - Biografi dan Asal - Usul, Buku

By Super Deposit

Sang Naualuh Damanik adalah Raja Siantar yang dihukum oleh Pemerintah Kolonial Belanda dengan "buangan politik" tanpa batas waktu ke Bengkalis pada tahun 1906 sampai meninggal dunia disana tahun 1914 karena menantang Pemerintah Belanda. Kerajaan Siantar adalah salah satu dari "Raja Maroppat" (Empat Kerajaan) zaman dahulu di daerah Simalungun. Empat Kerajaan tersebut adalah: 1. Kerajaan Dolok Silau, 2. Kerajaan Panei, 3. Kerajaan Siantar, dan 4. Kerajaan Tanah Jawa. Empat Kerajaan ini masing- masing berdiri sendiri selama kurang lebih 400 tahun (abad XVI- XIX). Walaupun berdiri sendiri, mereka selalu musyawarah untuk keseragaman pemerintahan, adat istiadat, kebudayaan, dan lain- lain bidang aspek kehidupan.

Lintasan Sejarah Kebudayaan Simalungun

Penulis: M.D. purba

In Sosial, 392 - Upacara dan Ritual, Buku

By Super Deposit

Masyarakat Simalungun mempunyai adat dan kebudayaan tersendiri, banyak perbedaanya dengan adat kebudayaan daripada sub-suku Batak tetangganya yaitu masyarakat Karo, Dairi, Toba (Tapanuli Utara).