eDeposit
699 Koleksi ditemukan
Sejarah Ringkas Perjuangan
Penulis: Ny. M.S.M Sinaga br. Silalahi
In Sejarah dan Geografi, 950 - Asal - Usul Asia, Buku
Tanggal 23 Desember 1948 pada jam 07.30 pagi- pasukan Belanda mulai mengadakan aksi militer ke- II menerobos garis demarkasi Renvile Ajibata dengan menyerang kota Balige dari jurusan Parapat dengan mendaratkan pasukan mempergunakan motor- motor boat di Pantai Danau Toba Balige dekat komlex pesanggerahan Pemerintah setelah dahulu mengadakan penembakan dari udara (straffing) di sekitar Balige.
Profil Artis Penyanyi Se-Sumatera
Penulis: Dwi Kridanto HS
In Sejarah dan Geografi, 920 - Biografi dan Asal - Usul, Buku
Bahwa di dalam kenyataannya, banyak masyarakat luas mengenal para artis penyanyi hanya sebatas wajah dan suaranya. Mereka hanya menganal wajah para penyanyi kita itu lewat layar televisi atau juga lewat berbagai pertunjukkan dalam rangka resepsi berbagai jawatan pemerintah, swasta, maupun berbagai organisasi dan lembaga- lembaga yang tumbuh di tengah- tengah masyrakat kita. Sesekali mereka juga bisa mengenal agak mendalam tentang sang artis melalui media massa, utamanya surat kabar yang menulis sedikit sekali penyanyi- penyanyi, kuhusunya di daerah, yang mendapatkan kesempatan ditulis dan diulas biografinya oleh surat- surat kabar tersebut.
Penghidupan dan Perdjuangan Ir. Soekarno
Penulis: M. Yunan Nasution
In Sejarah dan Geografi, 920 - Biografi dan Asal - Usul, Buku
Pada pertengahan abad ke- XIX Masehi, di Tulungagung (Djawa Timur) hidup dua orang suami- istro didalam rumah tangga jang tenteram dan damai. Si suami bernama Raden Hardjodikromo. Beliau adalah seorang alim jang menjakini ilmu kebatinan. Didalam pergaulan dikalangan penduduk beliau dihormati dan di segani orang lantaran budi-bahasanja jang dialus dan sifatnja jang suka menolong sesama manusia.
Bedjo Harimau Sumatera dalam Perang Kemerdekaan
Penulis: Edisaputa
In Sejarah dan Geografi, 950 - Asal - Usul Asia, Buku
Bejo (Bedjo) adalah satu nama yang sangat harum dalam masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia tahun 1945-1949, bukan saja untuk daerah Sumatera Utara, tapi sampai ke tingkat Pusat Pemerintahan Republik Indonesia di Jogjakarta. Keharuman itu diperoleh karena keberanian, kenekatan, kegigihan, kewibawaan dan keahliannya dalam mengatur strategi perjuangan bersenjata melawan Inggris dan Belanda yang bersekongkol untuk dapat kembali menjajah Indonesia.
Pelajaran Adat Tapanuli Selatan PARTUTURON
Penulis: G.Siregar Baumi, Gelar Ch. Sutan Tinggibarani Perkasa Alam
In Sosial, 396 - Keluarga dan Keluarga Besar, Buku
Tiap- tiap golongan dari manusia-manusia itu, mempunyai aturan- aturan tertentu, yang menjadi pokok pegangan yang berbentuk peraturan yang kuat, untuk menyusun tata hidup masyarakat yang baik dan utuh, serta rukun dan damai, yang mengatur perhubungan kekeluargaan, yang menimbulkan saling hormat menghormati dan sayang menyayangi, yang memperkuat ikatan silaturrahm. Itulah yang disebut "PARTUTURON".
Peran Zending Dalam Perang Toba
Penulis: Uli Kozok
In Buku, Agama, 200 - Agama Umum
Demikian keluhan I.L. Nommensen ketika baru membuka pos zending di lembah Sipirok. Dugaan orang Sipirok ternyata benar. Tidak lama sesudah pindah ke lembah Silindung, tepat nya pada awal tahun 1878, Nommensen berulang kali meminta kepada pemerintah kolonial agar selekasnya menaklukan Silindung menjadi bagian dari wilayah Hindia- Belanda. Pemerintah Belanda akhirnya mengabulkan permintaan Nommensen sehingga terbentuk koalisi injil dan pedang yang sangat sukses karena kedua belah pihak memiliki musuh yang sama: Sisingamangaraja XII yang oleh zending dicap sebagai "musuh bebuyutan pemerintah Belanda dan zending Kristen."
Pergeseran Makna Ornamen (Gorga) Rumah Adat Tradisional Batak Toba
Penulis: Gunar Seniman Nainggolan, M.Pd
In Sosial, 398 - Cerita Rakyat dan Folklore, Buku
Ornamen (gorga) merupakan nilai budaya yang digolongkan sebagai gambaran kehidupan suku Batak. Tradisi dan peninggalan sebagai seni budaya bangsa juga merupakan karakter kepribadian yang dimiliki suku Batak tersebut. Dengan demikian pelestarian dan pembinaan seni perlu ditingkatkan dan memperkaya nilai budaya dan seni Indonesia. Oleh karena itu, pada penelitian mendatang ini penulisini mengangkat masalah pergesaran makna ornamen (gorga) tradisional Batak Toba sebagai karakter yang ditanamkan leluhur Batak Toba pada masa yang lampau dan perlu dijaga keaslian, kelestarian serta keabadiannya.
Sedjarah Perkembangan Marga Batak
Penulis: Amanihut N.Siahaan H. Pardede
In Sejarah dan Geografi, 950 - Asal - Usul Asia, Buku
Berabad-berabad lamanja sukubangsa Batak hidup terasing disekitar danau Toba. Pergaulan sukubangsa Batak dengan suku- suku bangsa Indonesia lainnja dizaman dahulukala tidak banjak. Sukubangsa Batak mendiami dataran- dataran tinggi dan lembah- lembah pegunungan antara daerah Atjeh dan Minangkabau. Sukubangsa Batak merupakan tjabang dari bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia merupakan tjabang pula dari indukbangsa Austronesia. Isolasi sukubangsa Batak mempunjai segi keuntungan dan kerugian.
Anugerah Tuhan Yang Tak Terhingga
Penulis: Jannerson Girsang, J. Anto
In Buku, Agama, 200 - Agama Umum
"Upahku adalah kalau aku masih boleh melayani", sebuah ungkapan Wilhelm Loehe, seorang teolog mahsyur dari Jerman yang melakukan pekabaran Injil ke berbagai daerah di dunia, secara tepat menggambarkan perjalan hidup Armencius Munthe, atau yang karib di panggil A. Munthe. Hari- hari selepas pengabdiannya di GKPS sejak tahun 1998, beliau banyak menenggelamkan diri bersama ratusan buku, sebagian besar buku teologi berbahasa Jerman dan Inggries, yang memenuhi rak- rak buku di rumahnya yang asri dan sederhana di daerah Tanjung Selamat, Medan.