eDeposit
699 Koleksi ditemukan
Ende Ungut Ungut Anak Natinggal Menek
Penulis: BGD. Maranggun Hutasuhut
In Buku, Literatur dan Sastra, 810 - Sastra Amerika dalam Bahasa Ingris
Anak Natinggal Menek merupakan kisah yang menyentuh hati tentang seorang anak yang mengalami perpisahan atau ditinggalkan, yang sarat akan nilai budaya, kasih sayang, serta pesan moral yang mendalam. Kisah ini menggambarkan pentingnya keluarga, pengorbanan, dan ketabahan dalam menghadapi kehidupan.
Burangir Na Hombang
Penulis: CH. Sutan Tinggi Barani Perkasa Alam
In Sosial, 390 - Norma , Etika dan Tradisi, 392 - Upacara dan Ritual, Buku
Karya sastra lama akan dapat memberikan khazanah ilmu penge-tahuan yang beraneka macam ragamnya. Penggalian karya sastra lama yang tersebar di daerah-daerah ini, akan menghasilkan ciri-ciri khas kebudayaan daerah, yang meliputi pula pandangan hidup serta landasan falsafah yang mulia dan tinggi nilainya.
Zimbo (Cerita Rakyat Simalungun)
Penulis: S.R.H Sitanggang
In Sosial, 390 - Norma , Etika dan Tradisi, 398 - Cerita Rakyat dan Folklore, Buku
Kerajaan Togarao sangat terkenal karena tanahnya subur dan rakyatnya hidup tenteram. Rajanya bernama Togar. Ia mempunyai seorang putri yang cantik bernama Berimbing. Rakyat negeri Togarao sangat patuh kepada rajanya karena raja itu terkenal bijaksana dalam menjalankan pemerintahan dan juga sangat budiman. Raja yang bijaksana ini mendidik rakyatnya agar berbuat yang baik untuk kebutuhan jasmani dan rohani.
Panduan Menulis Surat Batak Toba
Penulis: Dr. Todung Lumbantoruan
In Sosial, 370 - Pendidikan, Buku
Tidak semua dari ribuan suku bangsa di dunia memiliki kekayaan tulisan seperti surat Batak. Kepemilikan Surat Batak sejak ribuan tahun lalu juga menunjukkan kejayaan masa lampau bangsa itu sendiri, yang mungkin sudah dimiliki sebelum nenek moyang hijrah ke Tanah Batak dari belahan Tenggara Asia di Mongolia dan sekitarnya.
Memori Sejarah Gerilla dari TNI ex BATALION IV SEKTOR II SUB. TERR. VII. KOMANDO
Penulis: C. Marbun
In Sejarah dan Geografi, 900 - Sejarah, Buku
Sejarah yang dimuat dalam buku ini, melulu kejadian dalam Perang Gerilla aksi Pol. Belanda ke I1 tahun 1948-1949, untuk mana perlu dibeberkan disini lebih dahulu, bahwa anggota-anggota dalam kesatuan ex Komando Daerah Militer Bat IV Sektor II Sub Terr VII sebagian besar telah aktip berjuang sejak Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 yang berasal dari bermacam-macam kesatuan bersenjata dan instansi-instansi resmi dari pelosok tanah air.
Sinansal Pelajaran Cakap Karo (SD 5)
Penulis: Tim Bina Media
In Sosial, 370 - Pendidikan, Buku
Sinalsal merupakan buku pelajaran daerah Karo yang diperuntukkan bagi pelajar Sekolah Dasar (SD). Buku ini memiliki ciri khas, baik dari segi penulisan, gambar maupun intonasi yang cukup mudah untuk dipelajari siswa sebagai awal mula pengenalan bahasa daerah Karo.
Kumpulan Terjemahan Sastra Angkola/Mandailing
Penulis: Ahmad Samin Siregar, S.S.
In Buku, Literatur dan Sastra, 890 - Sastra dari Bahasa Lain (Non Barat)
Terjemahan merupakan salah satu usaha untuk memperkenalkan sastra daerah ke tengah-tengah masyarakat Indonesia. Terjemahan Porlak Parmanoan karya Kari Muda ini belum seluruhnya dilakukan. Dari 35 cerita rakyat yang ada pada Porlak Parmanoan tersebut baru 28 cerita yang dapat diterjemahkan, sedangkan tujuh cerita lagi mudah mudahan akan dapat diselesaikan.
Acara Mangupa di Mandailing, Angkola, Sipirok dan Padang Lawas
Penulis: H. Pandapaton Nasution, SH
In Sosial, 390 - Norma , Etika dan Tradisi, 392 - Upacara dan Ritual, Buku
Upacara mangupa di Mandailing, Angkola, Sipirok dan Padang Lawas merupakan tradisi turuntemurun yang masih dilaksanakan sampai saat ini. Selama ini tata-cara mangupa tidak ada pedomannya secara tertulis, maka di dalam pelaksanaannya sering berubah dan menjadi tidak sesuai dengan tujuan semula.
Pustaha LakLak No. 252 Museum Simalungun & Pustaha Laklak Mandailing
Penulis: Drs. Aziz Dalimunte
In Sosial, 390 - Norma , Etika dan Tradisi, 392 - Upacara dan Ritual, Buku
Pustaha Laklak yaitu dokumentasi dan kajian terhadap dua naskah kuno Batak yang disimpan di Museum Simalungun, serta pustaha yang berasal dari wilayah Mandailing. Pustaha adalah buku tradisional masyarakat Batak yang ditulis di atas kulit kayu, dan digunakan oleh para dukun (datu) untuk mencatat ilmu pengobatan, mantra, hingga ramalan.