Search results for: "Padang Lawas Utara"

195 Koleksi ditemukan
Buku Visual Perjuangan Pahlawan Nasioal Sisingamangaraja XII

Penulis: Nelson Lumbantoruan, M.Hum

In Sejarah dan Geografi, 950 - Asal - Usul Asia, Buku

By Super Deposit

Pahlawan Nasional Raja Sisimangaraja XII adalah seorang pemimpin pemerintahan sekaligus juga sebagai pemimpin spiritual di Tanah Batak pada periode tahun 1877- 1907. Beliau adalah anti penjajahan dan perbudakan. Sekalipun ditawari oleh Belanda sebagai Sulan Batak, namun tetap ditolak demi membela orang Batak dan Tanah Batak. Bahkan ia memilih lebih baik mati dari pada tunduk kepada penjajah Belanda dan dibuktikannya dengan perjuangan hingga akhir hayatnya.

KEARIFAN LOKAL KESUSASTRAAN BATAK TOBA BERBASIS BUDAYA

Penulis: Awaluddin Sitorus

In Buku, Literatur dan Sastra

By Super Deposit

Tapanuli terbagi atas Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah. Tapanuli Utara disebutlah itu Batak Toba, Tapanuli Selatan disebutlah Angkola maupun Mandailing, sedangkan Tapanuli Tengah perpaduan Batak Toba, Batak Mandailing, Melayu, Minang. Di sisi lain yang berkerabat dengan Tapanuli Utara yakni Batak Simalungun, Batak Angkola, Batak Mandailing, Batak Karo, dan Batak Pakpak. Selanjutnya, sastra dan budaya Tapanuli terkhusus Batak Toba dapat digambarkan dalam ungkapan para orang tua terlebih dahulu seperti "ansit do na halion so dapotan jambar juhut, alai hansitan dope na so dapotan jambar hata", artinya sangat menyakitkan jika seseorang tidak mendapatkan bagian dalam pembagian daging, tetapi lebih sakit lagi jika seseorang tidak mendapatkan kesempatan untuk berbicara dalam pesta adat istiadat.

Silsilah dan Asal Usul Marga-Marga Batak Dari Siraja Batak

Penulis: Lin Sugianto Saragih, S.Sos

In Sejarah dan Geografi, 920 - Biografi dan Asal - Usul, Buku

By Super Deposit

Konon dibanua atas (banua ginjang) ada seekor ayam bernama Manuk- manuk Hulambujati, badannya sebesar kupu-kupu besar namun telurnya sebesar periuk tanah. Manuk- manuk Hulambujati tidak mengerti, bagaimana dia mengerami telurnya yang demikian besar. Karena itu Manuk- manuk Hulambujati bertanya kepada Mulajadi Habolon (Maha Pencipta), bagaimana caranya mengerami telur itu. Mulajadi Nabolon berkata : Eramilah seperti biasa! Lalu Manuk- mauk Hulambijati pun mengerami 3 telur besar itu.

Situs Situs Sejarah di Sumut

Penulis: Dra. Sri Hartini, M.Si

In Buku, Seni dan Rekreasi, 700 - Kesenian dan Rekreasi

By Super Deposit

Paleolitik tidak mengacu pada suatu periode, tetapi hanya merupakan terminologi teknologis yang sering disebut sebagai masa berburu dan pengumpul makanan tingkat sederhana. Ketika itu cara hidup dan teknologinya masih sangat sederhana yaitu dengan mengeksploitasi sumber alam secara langsung. Pola hidup berpindah- pindah (nomad) dari satu tempat ke tempat lain

Zaman Penjajahan Belanda di Daerah Pesisir

Penulis: Sj. Pasaribu

In Sejarah dan Geografi, 950 - Asal - Usul Asia, Buku

By Super Deposit

Daerah Pesisir Tapanuli Tengah dan Sibolga sekeping mutiara yang terpendam di Pesisir pantai Barat Sumatera Utara. Sejak awal adanya telah dipimpin oleh Raja- raja yang berasal dari berbagai kelompok kesukuan yang berasal dari Toba dan Minangkabau. Misalnya, raja yang memimpin di daerah Barus Hilir dan Sorkam yang menurut sejarah berasal dari Hatorusan Sumatera Barat (Minangkabau). Raja yang memimpin di daerah Barus Hulu (Kampung Mudik) dan Sibolga juga Kalangan berasal dari Silindung. Dari keragaman asal raja- raja yanng pernah menjadi pemimpin di daerah Pesisir Tapanuli tengah, membias pula kepada bentuk keragaman dalam gaya arsitektur istananya yang menjadi lambang kemegahan di mata masyarakat.

Asal Mula Telagah Sidua-Dua

Penulis: Tomson Panjaitan, S.Pd

In Sosial, 390 - Norma , Etika dan Tradisi, Buku

By Super Deposit

Asal Mula Telagah Sidua- Dua adalah kisah yang terjadi di Parsoburan Kabupaten Toba Samosir, puluhan tahun yang lalu. Hingga kini penduduk disana menyebut persawahan yang ada ditempat kejadian ini adalah Sidua- Dua, sesuai dengankisah yang pernah terjadi.

Pangulubalang Sihirput

Penulis: Drs. Suruhen Purba, dkk

In Buku, Bahasa, 400 - Bahasa

By Super Deposit

Pustaha Laklak merupakan naskah yang dituliskan pada kulit kayu terdiri dari halaman demi halaman dirangkai memanjang. Sampulnya dibuat dari lapisan papan, biasanya dipahatkan motif cecak atau ornamen khas Batak. Bahan- bahan yang dipakai untuk menuliskan ilmu pengetahuan pada pustaha laklak diantaranya mangsi (tinta) biasanya dibuat dari bahan alami seperti dari pengolahan air tebu, air kulit jeruk, arang dan lain- lainnya. Tonta ini tahan lama dan tidak luntur. Bahan lain merupakan Penutar(pena) yang dibuat dari kalam (taruguy) atau lidi ijuk yang diruncingkan.

Tor Sijanggut

Penulis: Mahyuddin Lubis, SE

In Sosial, 398 - Cerita Rakyat dan Folklore, Buku

By Super Deposit

Zaman dahulu kala, tersebutlah nama seorang lelaki "Sijanggut". Seorang kakek yang diperkirakan berumur lebih dari 100 tahun, dengan rambut di kepala yang memutih dan memiliki janggut yang sangat panjang. Meskipun dalam usia yang begitu tua, lelaki itu amatlah lincah dalam setiap pergerakan tubuhnya. Sorot matanya tajam bagai mata elang mengintai mangsa. Sedangkan wajah dan tubuh nya diselimuti kulit keriput menandakan usia ketuannya.

Selendang Delima

Penulis: Isman Tanjung, M.Pd

In Sosial, 398 - Cerita Rakyat dan Folklore, Buku

By Super Deposit

Pada zaman dahulu kala di sepanjang pantai Selat Malaka, terbentang di antara Sungai Tamiang dengan Sungai Deli, terdapat dataran rendah yang sangat luas dan subur lahannya. Jajaran pohon bakau yang berlapis- lapis, bagaikan bentangan alam, yang kokoh sukar diruntuhkan. Pepohonan ini tumbuh subur di paya- paya pantai, merupakan tempat bersarang makhluk air seperti udang galah dan ketam, burung- burung pantai, hewan kera, serta juga sampan nelayan mencari nafkah.