Bumi : Antologi Puisi 18 Penyair Sumatera Utara
(0 User reviews)
5
979-8814-02-X
Studio Seni Indonesia
1996
Cetakan Pertama I, 1996
104
ID
Medan, Indonesia
Bumi adalah tempat pembuangan Adam. Tempat hukuman yang harus ditanggung sanpai kiamat. Maka, udara pun penuh dengan peradaban manusia. Peradaban menciptakan orang-orang. Ada guru, pemikir, buruh, tukang becak, tukang kredit, pejabat, penguasa, penipu, penyair dan sederet profesi lainnya. Orang- orang saling berinteraksi.
Bumi adalah tempat pembuangan Adam. Tempat hukuman yang harus ditanggung sanpai kiamat. Maka, udara pun penuh dengan peradaban manusia. Peradaban menciptakan orang-orang. Ada guru, pemikir, buruh, tukang becak, tukang kredit, pejabat, penguasa, penipu, penyair dan sederet profesi lainnya. Orang- orang saling berinteraksi. Baik saling membelai atau saling bunuh. Sadar atau tidak, mereka berusaha mengusir kebosanan yang turut mengungkung di tanah hukuman itu. Studio Seni Indonesia dengan bangga kembali menerbitkan buku sastra hasil keria sama dengan Forum Kreasi Sastra Medan.Dalam proses penerbitannya terlihat kebersamaan dan kemesraan para penyair. Sehingga. buku ini terbit sebagai lambang keakraban penyair-penyair Sumatera Utara. Lalu buku ini diberi nama bumi.Buku ini rencananya akan dibuat berseri. Jadi akan ada bumi 2, bumi 3, bumi 4 dan seterusnya. Diharapkan semua penyair Sumatera Utara dapat mengikutsertakan puisinya dalam seri ini.Sehingga pada akhimya, antologi puisi bumi akan menjadi semacam catatan kepenyairan Sumatera Utara